Bhayangkara FC Takluk Dari PSS Sleman

Bhayangkara FC Takluk Dari PSS Sleman

 

Bhayangkara FC gagal meraih 3 poin saat melakukan laga kandang di stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada pekan ke -22 Liga 1. Tim yang diasuh pelatih Paul Munster itu harus mengakui keunggulan PSS Sleman dengan skor 0-2 dalam laga tersebut.

Apabila sobat pecinta sepabola melakukan Judi Bola, tentunya resiko main bandar judi bola terbesar di dunia itu dapat merugikan diri sendiri, seperti contoh dalam pertandingan kali ini tim yang diunggulkan ternyata kalah oleh tim yang baru promosi dari liga 2 ini. Lebih baik menonton sepakbola tanpa berjudi guys.

Pada awal babak pertama Bhayangkara FC tampil lebih agresif. Peluang-peluang berhasil diciptakan, sayang tidak ada gol yang diciptakan oleh tim tuan rumah. Tim tuan rumah malah tertinggal terlebih dahulu dari tamunya PSS Sleman pada menit ke-59, gol diciptakan oleh Bokhasvilli saat terjadi kemelut di daerah pertahanan Bhayangkara FC.

Setelah tertinggal, tim tuan rumah berusaha untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan. Banyak peluang untuk terciptanya gol dari pemain Bhayangkara FC tetapi tidak satupun yang dikonversikan menjadi gol, sama halnya dengan resiko main bandar bola banyak peluang yang dikira akan menguntungkan malah menjadi rugi bagi pemainya.

Pada babak perpanjangan waktu, justru tim tamu yang memperbesar keunggulan dengan gol dari pemain yang sama yaitu Yheven Bhokashvilli. Gol tercipta dari umpan yang diberikan oleh rekanya Wahyhu Surakarta.

Kekalahan yang diderita membuat posisi Bhayangkara FC di klasemen tidak berubah tetap di peringkat ke-10 klasemen sementara Shopee Liga 1 2019 dengan mengoleksi 24 poin. Sedangkan tim tamu yang berhasil memenangkan pertandingan naik satu strip ke peringkat ke-7 dengan mengoleksi 32 poin.

Tanggapan Pelatih Bhayangkara Setelah Kekalahan Mengejutkan Ini

Sang pelatih Bhayangkara FC Paul Munister mengakui bahwa kekalahan timnya atas PSS Sleman akibat kesalan yang dibuat anak asuhnya dan membuat pelatih yang menggantikan Simon Mcmenemy tersebut kecewa atas kekalahan timnya pada pertandingan lanjutan liga Indonesia.

“Dua gol (PSS Sleman) kesalahan kita, dua peluang hasil dari kesalahan kita, itu yang akan kita perbaiki ke depannya,” ujar Paul Munster.

Munster berkata bahwa Bhayangkara menguasai jalannya pertandingan tadi. Banyak peluang yang harusnya diciptakan menjadi gol, namun karena penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang para pemain Bhayangkara menjadi sia-sia.

Lini belakang PSS Sleman sebenarnya tampil tidak terlalu solid, di sektor lini tengahpun terlihat mudah sekali diacak acak oleh pemain Bhayangkara FC. Terlalu fokus menyerang, membuat lini pertahanan Bhayangkara FC lengah. PSS Sleman memanfaatkan kelengahan lini belakang pemain Bhayangkara FC dengan dua gol yang diciptakan oleh Yevhen Bokhasvilli.

“Itu yang akan kita perbaiki ke depannya. Kita banyak peluang tapi belum bisa cetak gol, kita akan fokuskan (evaluasi) untuk di depan gawang,” kata Paul.

Ingat guys, lebih baik kita dukung klub kebanggaan kita dengan sportif, jangan sampai kita mendukungnnya dengan cara berjudi untuk kemenangan klub kebanggaan kita. Hal itu karena resiko main judi bola sama saja dengan judi-judi online lainnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*